Sampai saat ini, saya masih tidak tau bagaimana cara terbaik untuk memaknai sebuah hari kelahiran di setiap tahun, harus sedih ataukah bahagia. Kebanyakan orang mungkin akan bahagia di hari ulang tahun mereka, bersyukur atas udara yang masih bisa dirasakan hingga di usia ini, bersyukur atas rangkaian moment menyenangkan yang telah terjadi atau moment melelahkan yang berhasil dilewati semenjak pertama kali hadir di dunia hingga di usia ini, bersyukur karena orang-orang yang kita kenal belum kehabisan cara untuk menunjukkan perhatian dan sayang mereka entah dengan ucapan selamat, hadiah, atau doa untuk kita di suatu malam yang bahkan tak terdengar ditelinga kita, dan bersyukur untuk puluhan atau mungkin ratusan alasan lain lagi.
Saya juga begitu, moment ulang tahun lebih banyak membuat saya gembira sebenarnya. Namun layaknya sebuah koin, ada dua sisi sudut pandang pula yang mungkin harus kita miliki disetiap kita mengawali usia yang baru. Turut berduka cita, bertambahnya usia berarti berkurang pula jatah hidup kita di dunia ini. Tidak ada yang salah dengan kalimat itu bukan? Tidak salah mengingat setiap orang memang berjalan menuju kematian, pertambahan langkah berarti pemendekan jarak menuju tujuan, dan masa lalu menjadi semakin jauh tertinggal di belakang.
Di tiap ulang tahun pula saya sadar betul bahwa saya sudah semakin jauh meninggalkan masa kecil saya, usia saya telah bertambah menjadi lebih dewasa persis seperti apa yang pernah saya inginkan di kala itu. Waktu itu saya membaca majalah Bobo buku favorit saya, ada suatu kalimat di buku itu yang menyebutkan “Jika saat ini kamu merasa ingin cepat menjadi dewasa, bersenang-senanglah dan puaskan dirimu dulu saat ini, sebab di usia dewasa kamu mungkin akan sangat rindu menjadi kamu yang sekarang”,tidak seperti dulu, kali ini saya benar-benar harus mempercayai kalimat itu, karena faktanya saya memang rindu, rindu sekali memiliki wajah bebas dan tanpa beban seperti saat itu, rindu akan masa lalu yang semakin jauh tertinggal di belakang.
Tapi inilah misteri waktu yang sebenarnya, ia terus berjalan. Mesin waktu dalam film Doraemon yang bisa mengembalikan kita ke masa lalu atau melangkah lebih cepat ke masa depan pun masih diyakini oleh banyak orang sebagai suatu kemustahilan. Mungkin yang bisa kita lakukan adalah menyadari dimana kita berdiri saat ini, dan menyadari bahwa kita tak akan pernah bisa berjalan mundur juga berjalan lebih cepat dari saat ini, dimana kita hanya dapat melihat masa lalu jika menengok ke belakang, dan melihat masa depan (meski masih samar) jika mengembalikan pandangan yang seharusnya sambil terus berjalan kedepan.
Salah satu cara menikmati hidup, menikmati moment saat menjalani hidup dari satu waktu ke waktu.
And this is me on my birthday, ingin menikmati tiap moment saat menjalani hidup di usia ini..
Thanks God for everything..
Jogja, 04 November 2011
skip to main |
skip to sidebar
Somewhere
It's my life... I'm the one who will paint it...
Laman
Jumat, 04 November 2011
Total Tayangan Halaman
Lencana Facebook
Lencana Facebook
About this blog
welcome to my blog...
welcome to my words...
welcome to my world...^^
welcome to my words...
welcome to my world...^^
That's who I am...
Somewhere
This is who I am
- Endah Tri Wahyuni
- A little girl in a big world. A dreamer. Love music, travelling, writing, reading, skygazing, firework, beach, mountain. Unbreakable. Mistaken. Careless. Moody. Strong enough. Friendly. Have so much to be thankfull for. Deserve to be happy. Best daughter wanna be.
Labels
- Family (4)
- Friendship (5)
- Indonesia (3)
- Jurnalism (3)
- Love (17)
- My Birthday (3)
- My Mind and Soul (37)
- sirius (1)
- Travelling (7)
Entri Populer
-
Dewi Lestari yang dikenal dengan nama pena Dee adalah salah satu penulis favorit saya. Yah, mungkin belum cukup list bacaan saya untuk dik...
-
Hmmm... ngomongin band favorit Indonesia, omonganku gak bakalan jauh-jauh dari yang namanya Sheila On 7. Buat aku, Sheila on 7 adalah ...
-
“Kamu hanya butuh waktu. Luka dibadan saja butuh waktu untuk sembuh.” Kata seorang sahabat dalam perbincangan kami pada suatu malam...
-
Tiada yang mengerti, dan mungkin diapun tidak memahami, betapa tidak nyamannya matamu memandang kepingan-kepingan kendi kalian yang kini ...
-
Tadi pagi, di sela-sela sarapan sebelum berangkat ke kantor, tidak sengaja tangan saya yang sedang memegang remote control menemukan channe...
-
I know you're somewhere out there Somewhere far away I want you back I want you back My neighbors think I'm crazy But they don...
-
Sebenarnya cukup terlambat jika baru sekarang saya menuliskan cerita perjalanan terbaru saya bersama teman-teman Lepo mania ke Puerto Rico...
-
"Dunia adalah sebuah buku, dan anda yang tidak melakukan travelling kemana-mana hanya membaca satu halaman saja." (Sa...
-
Tahun ini Hima Fisika FMIPA UNY kembali menyuguhkan rentetan acara dan lomba jurnalistik dalam Pekan Jurnalistik Fisika (PJF). Kali ini Pe...
-
Beberapa tahun yang lalu, saya pernah menceritakan tentang sebuah kampung kepada seseorang. Saya bercerita tentang bagaimana kampung it...
Thanks
Thanks for inviting my blog ! ^^
Pengikut
Diberdayakan oleh Blogger.



0 komentar:
Posting Komentar