Banyak orang yang mengatakan bahwa hidup itu adalah pilihan.
Hidup memang tentang memilih. Entah menjadi senang atau bahagia
sebenarnya kita bisa memilihnya. Jangan selalu menuruti suasana hati, karena
pasti akan ada saatnya dimana suasana hati kita menjadi kelabu dan jika kita
selalu menurutinya maka warna kelabu itu akan sulit untuk berubah. Daripada menuruti
suasana hati, lebih baik berusaha mengatur suasana hati. Lakukan hal-hal yang
bisa membuat hati menjadi lebih baik hingga kemudian bahagia, sungguh kita bisa
memilih untuk melakukan itu jika kita mau. Tergantung kita mau atau tidak.
Hidup adalah tentang memilih. Mau menjadi orang baik atau
tidak, sebenarnya kita bisa memilihnya. Jangan selalu menyalahkan keadaan,
keadaan tidak apa-apanya dengan pilihan yang kita ambil, pilihan kita sendiri adalah
kekuatan terbesar jika saja kita menyadari. Tergantung kita, bisa mengenali pilihan
yang baik atau tidak. Tergantung kita, mau memilihnya atau tidak.
Setiap pilihan itu dimiliki oleh setiap orang. Pada akhirnya
kamu sadar, hanya orang tersebut sendirilah yang berhak untuk memilih. Orang lain
hanya bisa berusaha memberikan pengaruh, tidak memiliki porsi memilih sebesar yang ia miliki. Itu murni haknya.
Sebagaimana kamu, orang lain juga bebas untuk menentukan
pilihan jalan hidupnya. Ketika kamu merasa ada pilihan yang baik untuk
seseorang, kamu memang tidak dilarang untuk berusaha memilihkannya. Ada dua kemungkinan setelah itu, bisa jadi usahamu akan diperhitungkan oleh Tuhan dengan cepat, bisa jadi pula
suatu saat kamu harus angkat tangan dan menyerah, jangan heran. Sadarilah bahwa kamu bukan seorang yang
sempurna yang tahu pilihan mana yang terbaik baginya. Lagipula kamu hanya faktor pendukung, yang masih harus bersaing dengan faktor-faktor pengaruh lainnya. Selebihnya dia sendirilah yang harus memilih jalan hidupnya. Biarkan ia memilih, dan biarkan yang seharusnya mengarahkanlah yang akan
mengarahkan.


0 komentar:
Posting Komentar